Sunday, February 8, 2015
AKU
Sudah berbulan wajah itu tidak lagi ku temui.Aku tahu tidak wajar untuk aku terus mengingatinya lagi namun perasaan yang ada ini masih tidak mampu untuk aku lawan.Sudah puas aku berdoa untuk melupakan dia namun segalanya sia-sia.Malah ingatan ini makin mendera hati.Kerinduan ini makin membelenggu jiwa.Keresahan ini makin sukar di lenyapkan.
YA ALLAH!Bantulah hambaMU ini.Aku begitu menyayanginya tapi mengapa dia masih mampu terlepas dari tanganku?Mengapa bukan aku yang menjadi pendampingnya?
YA ALLAH!Impian ini bukan milikku.Aku tahu itu.Sudah tersurat di dalam hidup yang dia akan pergi jua.Namun kepergian itu bagai membawa sekeping hati.Terkadang aku sendiri tertanya mengapa terlalu sukar untuk mencapai sebuah keinginan?Mengapa terlalu mudah untuk mencarik kelukaan.Apakah di dalam hidup ini aku tidak berhak untuk sebuah kebahagiaan?Aku tahu aku tidak patut mempersoalkan takdir ILAHI.
Ampunilah aku YA ALLAH!!Aku tahu aku terlalu daif untuk cuba memahami takdirMU.Berapa beratpun cubaan yang KAU berikan padaku akan aku cuba menghadapinya dengan ketabahan hatiku.
Pantai ini masih aku lewati.Masih aku jejaki.Punggung ku labuhkan ke batu ini.Masih di tempat yang sama,yang pernah menjadi tanda pertemuan kami.Pandanganku tertebar ke laut lepas.Hari ini laut begitu tenang sekali.Tiada ombak ganas yang sering memukul pantai ini.Segalanya seolah memahami kegundahan hati ku.Nafas ku lepaskan panjang.
Untuk kesekian kalinya hatiku tertanya sendiri.Kadang kala aku rasa lelah untuk mempunyai perasaan ini lagi namun untuk melepaskannya pergi terlalu sukar sekali.Masih terpandang-pandang lagi aku pada senyuman yang satu itu.Yang terlalu manis padaku.Yang selalu membuai perasaanku.Yang terkadang membuat ku alpa pada satu ketentuan.Sesungguhnya senyuman itu bukan milik mutlakku.
Yan!Mengapa semua ini terjadi kepada kita?Mengapa aku bukan pilihan hati kau?Bertahun kita menyemai kasih namun ke manakah makna kasih kita itu?Mengapa kasih yang kita bina harus berakhir begini?Tentu kini kau bahagia dengan pilihan hati mu.Sakit hatiku melihat kau di pelamin itu.Keriangan di wajahmu membuatkan aku pasrah dengan takdir ini.
Dialah yang TUHAN telah pilihkan untuk berada di samping mu.Dialah pembimbingmu.Dialah khalifah untukmu.Walau perit hati dan jiwaku namun aku tidak mampu lagi berbuat apa-apa.
Dalam rela aku terpaksa melepaskan kau pergi Yan...
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
RUANG MIMPI
RUANG MIMPI SAAT BERSAMA MU KU TERPANAH OLEH MU HINGGA KU JATUH PADAMU MESKI KAU TAK PERNAH TAHU HANYA DI RUANG MIMPI K...
-
RUANG MIMPI SAAT BERSAMA MU KU TERPANAH OLEH MU HINGGA KU JATUH PADAMU MESKI KAU TAK PERNAH TAHU HANYA DI RUANG MIMPI K...
-
Dian bangun setelah lama berteleku di situ.Air mawar di siram ke atas pusara itu.Airmata di biarkan tanpa di seka.Surah Yassin di masukkan...
No comments:
Post a Comment